0

Rahasia D pada "Nama Luffy" One Piece

Posted by Unknown on 6:53 AM in


RAHASIA HURUF D PADA "NAMA LUFFY"



oke gan sekarang waktunya saya cuap cuap. apasih sebenarnya arti kata ato huruf D pada nama tokoh luffy keren yang di one piece. Sebenarnya ini merupakan Rahasia Echiro Oda karena yang saya tau mereka yang menyadang nama D adalah orang2 yang unik dan bahaya. langsung saja berikut ane lontarkan dari mulai sejarah, rahasia, arti sampai penyandang.

Sejarah
900 tahun yang lalu dunia dikuasai oleh orang-orang yang memiliki tekad D. Mungkin karena merasa kekuasaan mereka (raja) terancam oleh orang-orang berinisial D, maka mereka melakukan persekutuan untuk melakukan kudeta. Seluruh orang yang memiliki tekad D dihabisi. Dan masa-masa itu (900-800 tahun yang lalu) dikenal sebagai "era abad yang hilang" yang disembunyikan oleh pemerintah. Tapi beberapa orang yang berinisial D yang selamat bertekad suatu hari akan membalas dan merebut kembali dunia dari mereka yang kelak dikenal dengan nama "World Government ". Karena merasa terancam oleh orang-orang tersebut, maka bergabunglah 20 kerajaan yang saling bergabung dan membentuk apa yang sekarang dikenal dengan World Government (WG) yang sekarang tergabung dari 170 negara) agar bisa memastikan kerahasiaan di era abad yang hilang tetap terjaga dengan cara apapun. Tenryuubito adalah keturunan langsung dari mereka. Orang-orang berinisial D pun menurunkan sejarah tersebut lewat poneglyph (ukiran batu kokoh yang lebih keras dari baja). Poneglyph-poneglyph itu tersebar di wilayah grand line dalam bahasa kuno. lengkap dengan senjata-senjata yang dapat merebut kembali dunia : pluton (arabasta), poseidon (skypiea), dan neptun. Setiap pulau yang di warisi poneglyph harus menjaganya agar dapat di turunkan kepada pemilik tekad D yang pantas. keseluruhan poneglyph akan menuntun orang yang sanggup menemukannya pada fakta sejarah yang hilang 900 tahun yang lalu di mana kunci terakhir berada di ujung grandline Raftel.


1
Posted by Unknown on 1:36 AM in
TAN MALAKA : GERILYAWAN REVOLUSIONER YANG LEGENDARIS
Diketik ulang dari Brainwashed, Jakarta Extreme Fanzine, June’99, Issue #7.


Tan Malaka –lengkapnya Ibrahim Datuk Tan Malaka—menurut keturunannya ia termasuk suku bangsa Minangkabau. Pada tanggal 2 Juni 1897 di desa Pandang Gadang –Sumatra Barat—Tan Malaka dilahirkan. Ia termasuk salah seorang tokoh bangsa yang sangat luar biasa, bahkan dapat dikatakan sejajar dengan tokoh-tokoh nasional yang membawa bangsa Indonesia sampai saat kemerdekaan seperti Soekarno, Hatta, Syahrir,Moh.Yamin dan lain-lain.
Pejuang yang militan, radikal dan revolusioner ini telah banyak melahirkan pemikiran-pemikiran yang orisinil, berbobot dan brilian hingga berperan besar dalam sejarah perjaungan kemerdekaan Indonesia. Dengan perjuangan yang gigih maka ia mendapat julukan tokoh revolusioner yang legendaris. Pada tahun 1921 Tan Malaka telah terjun ke dalam gelanggang politik. Dengan semangat yang berkobar dari sebuah gubuk miskin, Tan Malaka banyak mengumpulkan pemuda-pemuda komunis.Pemuda cerdas ini banyak juga berdiskusi dengan Semaun (wakil ISDV) mengenai pergerakan revolusioner dalam pemerintahan Hindia Belanda. Selain itu juga merencanakan suatu pengorganisasian dalam bentuk pendidikan bagi anggota-anggota PKI dan SI (Syarekat Islam) untuk menyusun suatu sistem tentang kursus-kursus kader serta ajaran-ajaran komunis, gerakan-gerakan aksi komunis, keahlian berbicara, jurnalistik dan keahlian memimpin rakyat. Namun pemerintahan Belanda melarang pembentukan kursus- kursus semacam itu sehingga mengambil tindakan tegas bagi pesertanya.


0
Posted by Unknown on 1:34 AM in
Syeikh Jamil Jambek, Sang Penentang Hukum Adat

KETIKA usia belasan tahun, Muhammad Jamil Jambek dikenal sebagai parewa (preman) di kampunghalamannya, Nagari Kurai, Bukittinggi, Sumatera Barat. Ia keluar masuk kampung sebagai jagoan dengan keahlian pencak silat. Banyak pemuda yang takut berkelahi dengannya.

Menyabung ayam, bagian dari tradisi masyarakat Minangkabau kala itu, adalah kebiasaannya. Ia juga pernah mengisap candu. Saking gemarnya mengisap barang haram ini, ia dapat membedakan mana bau rokok dengan bau candu dari kejauhan. Keahlian ini juga yang membuat anak muridnya sering katahuan saat usai mengisap candu.


0

kamu yang ada

Posted by Unknown on 1:33 AM in
wajah yang manis
senyum yang menawan
dan bola mata yang indah
semua itu tentng kamu

kamu yang manis
kamu yang menawan
dan kamu yang indah
semua itu tentang kamu

tak lebih dan tak kurang
rasa itu tumbuh
tak tahu kenapa
tak tahu biasa
tak pernah bertemu sebelumnya
karena kamu adalah bidadari pagi ku

aku ingin merasakan itu
aku ingin kamu merasakan juga
karana kamu adalah surgaku
yang tembus pada saat dunia mulai hilang

aku yang mulai berbicara tentang cinta
aku yang mulai bertindak akan rasa ini
namun aku yang mulai takut akan keilangan
krana semua itu aku yg mencintai kamu apa adanya

kamu adalah bidadari pagi ku
dan kamu adalah surga bagi hatiku yang kosong

0

Syeikh Ahmad Khatib

Posted by Unknown on 8:35 AM in
Syeikh Ahmad Khatib bin Abdul Latif bin Abdullah al-Minankabawi dilahirkan dari keluarga yang berlatar belakang agama dan adat yang kuat pada tanggal 26 Juni 1855 M/6 Dzulhijjah 1276 H di Bukittinggi, Sumatera Barat, Indonesia. Ayahnya adalah seorang hakim dari kaum Paderi yang sangat menentang keberadaan kolonialisme di Minangkabau, Sumatera Barat.  


1

Pidato Tan Malaka (1922) Tentang Komunisme dan Pan-Islamisme

Posted by Unknown on 9:08 PM in


Penerjemah: Ted Sprague

       Ini adalah sebuah pidato yang disampaikan oleh tokoh Marxis Indonesia Tan Malaka pada Kongres Komunis Internasional ke-empat pada tanggal 12 Nopember 1922. Menentang thesis yang didraf oleh Lenin dan diadopsi pada Kongres Kedua, yang telah menekankan perlunya sebuah “perjuangan melawan Pan-Islamisme”, Tan Malaka mengusulkan sebuah pendekatan yang lebih positif. Tan Malaka (1897-1949) dipilih sebagai ketua Partai Komunis Indonesia pada tahun 1921, tetapi pada tahun berikutnya dia dipaksa untuk meninggalkan Hindia Belanda oleh pihak otoritas koloni. Setelah proklamasi kemerdekaan pada bulan Agustus 1945, dia kembali ke Indonesia untuk berpartisipasi dalam perjuangan melawan penjajahan Belanda. Dia menjadi ketua Partai Murba (Partai Proletar)), yang dibentuk pada tahun 1948 untuk mengorganisir kelas pekerja oposisi terhadap pemerintahan Soekarno. Pada bulan Februari 1949 Tan Malaka ditangkap oleh tentara Indonesia dan dieksekusi.

0

Kegagalan Historiografi indonesiasentris ??

Posted by Unknown on 9:03 PM in

Penulisan sejarah Indonesia pada masa kolonial umumnya hanya ditulis berdasarkan sumber-sumber Barat peninggalan administrasi kolonial. Kecenderungan para sejarawan yang terlalu menggantungkan sumber-sumber kolonial ini ternyata “menjadi salah satu penyebab gagalnya historiografi Indonesiasentris yang telah dirintis sejarawan Sartono Kartodirdjo.”
Perspektif sejarah indonesiasentris menunjukkan dua babak baru dalam sejarah Indonesia. Pertama, sebagai titik balik historiografi tentang Indonesia yang selama ini bersifat netherlandsentris, kemudian selanjutnya digantikan dengan indonesiasentris. Kedua, dimulainya historiografi Indonesia moderen oleh orang Indonesia dan di negerinya sendiri, dengan ditandai berlangsungnya Seminar Sejarah Nasional Indonesia pertama di Yogyakarta tahun 1957.

Copyright © 2009 dunia kita-kita All rights reserved. Theme by Laptop Geek. | Bloggerized by FalconHive.